29 November, 2017

Ini Waktu yang Tepat Mengganti Sikat Gigi Anda!

waktu yang tepat untuk mengganti sikat gigi

Penggunaan sikat gigi cukup berpengaruh pada kesehatan gigi, gusi, dan mulut Anda sehingga sikat dapat membersihkan bagian-bagian gigi dengan maksimal. Karena sisa sisa makanan ataupun minuman yang terselip digigi akan menimbulkan kerusakan gigi. Sebelum memutuskan untuk membeli sikat gigi, sebaiknya periksa apakah ukurannya sesuai dengan rongga mulut, bulu sikatnya tidak kaku, serta panjangnya gagang dan kepala sikat.

Nah, apakah sikat gigi yang lama perlu diganti dengan yang baru? Tentu saja perlu, bahkan memang harus. Karena jika tidak diganti, sikat gigi akan menjadi sarang bakteri yang bisa merusak gigi dan gusi. Dari segi pemakaian pun akan terasa tidak enak lagi.

Lalu, kapan sih waktu yang tepat mengganti sikat gigi Anda?

1. Sikat terjatuh


Kalau sikat gigi Anda terjatuh, dimana saja, meskipun segera diambil dalam waktu kurang dari 5 detik, bakteri sudah menempel pada sikat gigi. Dan bakteri tersebut akan berpindah ke gigi dan mulut Anda jika sikat tetap digunakan sekalipun sudah dicuci.

Bukan hanya berbahaya bagi gigi dan gusi Anda namun juga berbahaya bagi kesehatan Anda jika bakteri tersebut masuk ke tubuh Anda. Jadi, jika sikat gigi Anda terjatuh, apalagi di atas lantai kamar mandi, maka sebaiknya Anda membeli sikat gigi yang baru.

2. Setelah 3 bulan


Setelah terhitung 3 bulan dari waktu dibeli, maka Anda perlu mengganti sikat gigi. Ini karena selama 3 bulan terpakai, banyak bakteri yang hinggap pada sikat gigi. Agar tidak lupa, pastikan Anda selalu menandai atau mencatat tanggal pembelian sikat gigi. Khusus untuk sikat gigi anak, tak perlu menunggu sampai 3 bulan, karena anak-anak masih belum mampu menggunakan sikat gigi dengan tepat. Jadi sikat gigi anak harus lebih sering diganti daripada sikat gigi dewasa. Karena gusi dan gigi anak anak juga masih rentan terserang bakteri.

3. Bulu sikat renggang


Bulu sikat gigi yang sudah renggang akan mengurangi kemampuan sikat untuk membersihkan gigi. Maka ketika bulu sikat sudah renggang dan warnanya berubah, Anda perlu membeli sikat gigi yang baru.

Namun jika selama 3 bulan kondisi sikat gigi Anda masih baik, itu berarti Anda kurang maksimal saat menggosok gigi. Waktu menyikat gigi yang dianjurkan para pakar kesehatan gigi adalah sekitar 2-3 menit selama setidaknya 2x sehari (setelah makan dan sebelum tidur). Dan cara membersihkan gigi yang tepat adalah secara vertikal dengan sudut 45 derajat terhadap gusi (klikdokter.com).

4. Menempel dengan sikat gigi lain


Perpindahan bakteri bukan hanya saat Anda menggunakan sikat gigi orang lain, tapi bahkan ketika sikat gigi Anda menempel dengan sikat gigi lainnya. Karena Anda juga tidak tahu sikat gigi orang itu bersih atau tidaknya. Ada baiknya untuk tidak meletakkan beberapa sikat gigi dalam 1 tempat, kecuali jika tidak berdekatan atau sikat gigi berpenutup. Akan lebih aman juga Anda bisa membeli sikat gigi yang berpenutup saja.

5. Salah menutup sikat gigi


Pastikan sikat gigi benar-benar dalam keadaan kering ketika disimpan dalam penutupnya. Karena kondisi yang lembab akan memicu pertumbuhan bakteri. Jika Anda bepergian, simpan sikat gigi (kondisi kering) dalam wadah yang berventilasi. Sikat gigi basah yang disimpan biasanya akan berbau dan tentunya Anda juga tidak mau terjadi hal itu kan?

So, sudahkah sikat gigi Anda diganti dengan yang baru?



EmoticonEmoticon